Indeks-indeks utama Wall Street jatuh ke level terendah hampir tiga pekan, dipicu kekhawatiran investor setelah Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan ancaman tarif terhadap Eropa terkait isu penguasaan Greenland.
Pernyataan tersebut meningkatkan ketegangan menjelang pertemuan Trump yang diperkirakan berlangsung dengan para pemimpin bisnis global di Davos, Swiss, pada Rabu.
Di saat yang sama, dolar AS mencatatkan potensi penurunan harian terbesar dalam lebih dari sebulan, sehingga membuat emas berdenominasi dolar menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri.
Emas, yang kerap dipandang sebagai penyimpan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik, melesat 64 persen sepanjang 2025 dan telah bertambah sekitar 10 persen sejak awal tahun ini.
Reli tersebut juga ditopang ekspektasi penurunan suku bunga AS, yang menekan biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas batangan.