Di sisi lain, harga minyak melonjak 4 persen setelah serangan baru terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz memperburuk kekhawatiran gangguan pasokan.
Para analis menilai usulan Badan Energi Internasional (IEA) untuk melepas cadangan minyak tidak cukup untuk meredakan kekhawatiran tersebut.
Iran menyatakan dunia harus bersiap menghadapi kemungkinan harga minyak mencapai USD200 per barel.
Pasukannya menyerang kapal dagang serta menembaki Israel dan sejumlah target lain di Timur Tengah.
Sementara itu, data menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) AS naik 0,3 persen pada Februari, sejalan dengan perkiraan dan lebih tinggi dibanding kenaikan 0,2 persen pada Januari.