IDXChannel - Harga emas dunia melemah pada Rabu (11/3/2026), tertekan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta kekhawatiran inflasi yang meningkatkan ekspektasi suku bunga tetap tinggi.
Emas spot turun 0,32 persen menjadi USD5.176,09 per troy ons, setelah menguat pada hari sebelumnya.
Indeks dolar AS naik tipis 0,4 persen. Penguatan mata uang AS membuat komoditas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Wakil Presiden sekaligus Ahli Strategi Logam Senior Zaner Metals Peter Grant mengatakan pasar emas saat ini berada dalam tarik-menarik antara permintaan aset safe haven yang dipicu perang dan kekhawatiran suku bunga yang bertahan lebih tinggi lebih lama.
Emas secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian dan inflasi. Namun, logam mulia ini menjadi kurang menarik ketika suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.