Kesepakatan tersebut berpotensi menambah pasokan minyak mentah ke pasar, sehingga menekan harga minyak dan turut mendukung harga emas.
Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan pembicaraan dengan pejabat Iran di Swiss telah memberikan "fondasi yang baik" untuk mencapai kesepakatan damai akhir, meski ketegangan masih berlangsung terkait Selat Hormuz dan Lebanon.
Harga minyak mentah Brent turun lebih dari 3 persen setelah pernyataan tersebut.
Dari sisi kebijakan moneter AS, pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember mencapai 89 persen, naik dari 61 persen sebelum pertemuan The Fed pekan lalu, berdasarkan CME FedWatch Tool.
Sembilan dari 19 pejabat The Fed menilai bank sentral perlu menaikkan suku bunga kebijakan tahun ini.