Emas sempat menyentuh level terendah empat bulan pada perdagangan Asia setelah merosot lebih dari 10 persen pekan lalu, menjadi penurunan mingguan terbesar sejak 1983.
Kenaikan harga energi akibat perang Iran turut memperkuat ekspektasi suku bunga tetap tinggi lebih lama, sehingga meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Melansir dari Reuters, Trump menyatakan telah memerintahkan penundaan selama lima hari terhadap rencana serangan ke pembangkit listrik Iran dan menyebut AS tengah berdiskusi dengan Teheran untuk mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran.
Namun, Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menyatakan melalui media sosial bahwa tidak ada pembicaraan yang berlangsung.
Setelah komentar Trump, harga minyak turun tajam dan dolar AS melemah. Pelemahan dolar membuat emas yang dihargakan dalam greenback menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.