sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Emas Pangkas Kerugian Usai Trump Tunda Serangan ke Iran

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
24/03/2026 07:25 WIB
Harga emas dunia memangkas kerugian dan bangkit dari level terendah empat bulan pada Senin (23/3/2026).
Harga Emas Pangkas Kerugian Usai Trump Tunda Serangan ke Iran. (Foto: Freepik)
Harga Emas Pangkas Kerugian Usai Trump Tunda Serangan ke Iran. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Harga emas dunia memangkas kerugian dan bangkit dari level terendah empat bulan pada Senin (23/3/2026) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda serangan terhadap infrastruktur Iran.

Meski demikian, harga masih melemah untuk hari kesembilan berturut-turut karena ekspektasi suku bunga lebih tinggi mengurangi daya tarik logam mulia tersebut.

Emas spot turun 2,01 persen menjadi USD4.406,04 per troy ons, setelah sebelumnya sempat anjlok lebih dari 8 persen dalam hari yang sama. Pada Jumat, emas mencatat kinerja mingguan terburuk sejak 1983.

Direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, David Meger, mengatakan aksi jual semalam merupakan kelanjutan dari likuidasi posisi panjang yang terjadi dalam beberapa sesi terakhir, terutama dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga.

Menurut dia, pembalikan tajam terjadi setelah unggahan Trump di Truth Social yang memicu perubahan arah di berbagai pasar, mulai dari logam, energi, hingga pasar saham. Ia menambahkan volatilitas pasar diperkirakan masih berlanjut.

Emas sempat menyentuh level terendah empat bulan pada perdagangan Asia setelah merosot lebih dari 10 persen pekan lalu, menjadi penurunan mingguan terbesar sejak 1983.

Kenaikan harga energi akibat perang Iran turut memperkuat ekspektasi suku bunga tetap tinggi lebih lama, sehingga meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Melansir dari Reuters, Trump menyatakan telah memerintahkan penundaan selama lima hari terhadap rencana serangan ke pembangkit listrik Iran dan menyebut AS tengah berdiskusi dengan Teheran untuk mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran.

Namun, Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menyatakan melalui media sosial bahwa tidak ada pembicaraan yang berlangsung.

Setelah komentar Trump, harga minyak turun tajam dan dolar AS melemah. Pelemahan dolar membuat emas yang dihargakan dalam greenback menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Sejak konflik Timur Tengah dimulai pada 28 Februari, harga emas spot telah turun lebih dari 15 persen dan terkoreksi sekitar 20 persen dari rekor tertinggi USD5.594,82 yang dicapai pada 29 Januari.

Di pasar logam lainnya, perak spot naik 2,5 persen menjadi USD69,47, platinum turun 2,7 persen ke USD1.868,95, dan paladium naik 1,7 persen menjadi USD1.426,77.

Produsen paladium terbesar dunia, Nornickel, menyebut permintaan paladium dari industri fiberglass China berpotensi mencapai 0,8 juta ons per tahun dalam jangka menengah. (Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement