IDXChannel - Iran membantah kabar yang menyatakan bahwa Teheran sedang bernegosiasi dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Dilansir dari The Hill pada Selasa (24/3/2026), Iran mengklaim bahwa Trump menunda serangan terhadap infrastruktur energi negaranya karena tekanan dari pasar dan sekutu.
“Trump menunda rencana serangan terhadap infrastruktur penting karena ancaman militer Iran kredibel," kata seorang pejabat senior Iran yang tidak disebut namanya kepada kantor berita Fars milik pemerintah.
"Tekanan pasar keuangan dan obligasi di AS dan Barat telah meningkat, dan ini merupakan faktor penting lainnya dalam penundaan ini,” katanya.
Komentar tersebut menyusul pengumuman Trump bahwa AS akan menunda rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari.