Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengklaim bahwa pembicaraan antara Washington dan Teheran sedang berlangsung.
“Tidak ada dan tidak sedang berlangsung negosiasi apa pun, dan dengan jenis perang psikologis ini, Selat Hormuz tidak akan kembali ke kondisi sebelum perang, dan tidak akan ada perdamaian di pasar energi,” kata pejabat Iran itu.
Akhir pekan lalu, Trump memberikan waktu 48 jam kepada Iran untuk berkompromi jika tidak ingin infrastruktur energinya diserang AS dan Israel. Teheran menolak tekanan tersebut dan balik mengancam akan menyerang fasilitas energi dan air di Teluk. (Wahyu Dwi Anggoro)