Analis pasar utama KCM Trade Tim Waterer mengatakan, dikutip Reuters, harga emas mengawali pekan dengan cukup kuat dan kembali mendapatkan momentum beli.
Menurut dia, pergerakan emas saat ini terutama dipengaruhi pelemahan dolar AS. Investor juga mulai mencermati sinyal yang diberikan kenaikan imbal hasil obligasi terkait tekanan ekonomi dan ketidakpastian kebijakan.
Perhatian investor selanjutnya tertuju pada rilis data indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS untuk Juli serta pidato Ketua The Fed Kevin Warsh dalam simposium Jackson Hole pada pekan ini.
Kedua agenda tersebut dinilai penting karena dapat memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan suku bunga AS.
"Pelaku pasar akan mencermati setiap perubahan nada mengenai arah kebijakan dan kaitannya dengan perkembangan pasar obligasi baru-baru ini," ujar Waterer, seperti dikutip Reuters.