Momentum penguatan emas semakin solid setelah harga menembus rata-rata pergerakan 200 hari pada pekan lalu. Kondisi tersebut memperkuat momentum kenaikan emas di pasar.
Selain faktor teknikal, permintaan dari produk exchange-traded fund (ETF) berbasis emas juga meningkat. Menurut World Gold Council, ETF emas mencatat arus masuk sebesar 46,7 ton atau senilai sekitar USD6,4 miliar pada pekan lalu.
Angka tersebut menjadi arus masuk mingguan terbesar dalam 10 bulan, dengan ETF yang terdaftar di Amerika Utara dan Eropa menjadi penyumbang utama.
Harga emas telah melonjak lebih dari 5 persen pada pekan lalu setelah rencana dukungan melalui pembelian kembali obligasi oleh Departemen Keuangan AS mendorong dolar ke level terendah dalam beberapa bulan.
Pelemahan dolar membuat emas yang dihargai dalam mata uang AS menjadi lebih murah bagi pembeli dari luar AS, sehingga meningkatkan daya tarik logam mulia tersebut.