IDXChannel – Harga emas dunia melemah ke level terendah dalam satu pekan pada Selasa (28/7/2026), tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Investor tengah menantikan keputusan suku bunga serta pernyataan Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh terkait arah kebijakan moneter.
Harga emas spot turun 1,17 persen menjadi USD4.028,67 per troy ons, setelah sempat menyentuh level terendah sejak 21 Juli pada sesi perdagangan tersebut.
Dolar AS bertahan di dekat level tertinggi dalam satu bulan, sehingga membuat emas yang diperdagangkan dalam mata uang dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar negeri.
"Lonjakan harga energi masih menjadi kekhawatiran inflasi bagi para pejabat The Fed. Sikap hawkish yang diperkirakan dari The Fed telah mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga dan menguatkan dolar AS, sehingga menekan pasar emas," ujar Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, dikutip Reuters.