“Emas dan perak masih berada di bawah tekanan sampai kami mendapatkan panduan yang lebih jelas dari The Fed,” tambah Haberkorn.
Setelah data ketenagakerjaan AS pekan lalu menunjukkan hasil yang kuat, fokus pasar kini tertuju pada data inflasi utama pekan ini, termasuk Indeks Harga Konsumen (CPI) Mei yang akan dirilis Rabu dan Indeks Harga Produsen (PPI) pada Kamis.
Data tersebut dinilai dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter AS.
Dalam catatannya, Commerzbank menyebut harga emas berpotensi turun lebih lanjut apabila data inflasi AS bulan Mei kembali menunjukkan kenaikan yang lebih tinggi dari perkiraan.
“Jika data inflasi AS untuk Mei juga memberikan kejutan ke atas pada Rabu, harga emas kemungkinan turun lebih jauh. Namun hal itu juga meningkatkan potensi pemulihan harga pada akhir tahun apabila, sesuai perkiraan kami, The Fed tidak menaikkan suku bunga,” tulis Commerzbank.