The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan ini, tetapi para pembuat kebijakan memperkirakan kenaikan suku bunga masih terjadi pada tahun ini di tengah kekhawatiran bahwa inflasi AS tetap berada di atas target bank sentral sebesar 2 persen.
Sementara itu, dolar AS berada di jalur menuju kenaikan bulanan terbesar dalam hampir satu tahun. Penguatan dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri.
Pelaku pasar kini menantikan data ketenagakerjaan ADP pada Rabu dan laporan nonfarm payrolls AS pada Kamis untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed.
“Emas dapat kembali bergerak menuju level terendah baru jika data ketenagakerjaan masih menunjukkan kondisi yang kuat. Hal itu akan mendukung pandangan The Fed untuk mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama,” ujar Grant.
Para trader kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada September mencapai sekitar 63 persen.