sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Emas Turun Tajam, Pasar Kaji Prospek Gencatan Senjata Iran

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
27/03/2026 07:10 WIB
Harga emas dunia turun pada Kamis (26/3/2026), tertekan oleh menguatnya dolar dan naiknya harga minyak yang membuat kekhawatiran inflasi tetap tinggi.
Harga Emas Turun Tajam, Pasar Kaji Prospek Gencatan Senjata Iran. (Foto: Freepik)
Harga Emas Turun Tajam, Pasar Kaji Prospek Gencatan Senjata Iran. (Foto: Freepik)

IDXChannel – Harga emas dunia turun pada Kamis (26/3/2026), tertekan oleh menguatnya dolar dan naiknya harga minyak yang membuat kekhawatiran inflasi tetap tinggi.

Sementara itu, pelaku pasar menimbang ulang peluang gencatan senjata di Timur Tengah.

Emas spot turun 2,84 persen ke USD4.378,37 per troy ons.

Dolar AS sedikit menguat, membuat emas berharga dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

"Emas tertekan oleh kekhawatiran suku bunga dan inflasi yang lebih tinggi. Jika konflik berlanjut, harga bisa turun di bawah USD4.000, sementara gencatan senjata dan harapan penurunan suku bunga bisa mendorong kembali ke sekitar USD5.000,” kata analis senior di Kitco Metals, Jim Wyckoff, seperti dikutip Reuters.

Meskipun emas sering dianggap lindung nilai terhadap ketidakpastian dan inflasi, logam ini cenderung kehilangan daya tarik di lingkungan suku bunga tinggi karena hasil yang naik meningkatkan biaya peluang memegang emas.

Harga minyak naik seiring prospek konflik berkepanjangan di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan lebih lanjut.

Harga energi yang lebih tinggi dapat memperburuk tekanan inflasi di berbagai ekonomi.

Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa proposal AS untuk mengakhiri hampir empat pekan konflik "sepihak dan tidak adil".

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyebut Iran membiarkan 10 kapal tanker melintasi Selat Hormuz sebagai isyarat itikad baik dalam negosiasi.

Harga emas telah turun 17 persen sejak perang AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari.

"Pergerakan spekulatif dalam beberapa kuartal terakhir telah mengurangi kemampuan emas dan perak untuk berfungsi sebagai aset safe-haven, setidaknya dalam jangka pendek. Pencarian likuiditas mendorong penjualan kedua logam ini pada minggu-minggu awal konflik,” tulis analis di Intesa Sanpaolo.

Di tempat lain, emas perak spot turun 5 persen menjadi USD67,71, platinum turun 4,2 persen ke USD1.839,67, dan palladium turun 5 persen ke USD1.352,82. (Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement