Ancaman Trump datang hanya sehari setelah laporan di mana dia mempertimbangkan untuk mengakhiri perang dengan Iran, meski Washington terus mengerahkan lebih banyak pasukan dan kapal ke Timur Tengah.
Iran pun telah secara efektif memblokir Selat Hormuz sejak perang AS-Israel di Teheran pada akhir Februari. Langkah ini memicu gangguan luas dalam pasokan minyak global, mengingat sekitar 20 persen konsumsi minyak dunia melewati jalur pelayaran tersebut.
Harga minyak telah melonjak hingga hampir USD120 per barel pada awal Maret, dan tetap mendekati level tersebut di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik yang berkepanjangan akan sangat mengganggu pasokan global.
Sementaara itu, Goldman Sachs pada hari Minggu menaikkan perkiraan harga minyak untuk kedua kalinya dalam dua minggu, dengan alasan meningkatnya risiko struktural dalam pasokan global akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah.
Bank investasi tersebut memperkirakan harga Brent rata-rata USD110 per barel pada Maret-April atau naik dari perkiraan sebelumnya sebesar USD98 per barel.