IDXChannel - Harga minyak turun pada Rabu (31/12/2025) dan mencatat penurunan tahunan hampir 20 persen.
Penurunan harga minyak tersebut seiring meningkatnya ekspektasi kelebihan pasokan dalam setahun yang diwarnai perang, kenaikan tarif, peningkatan produksi OPEC+, serta sanksi terhadap Rusia, Iran, dan Venezuela.
Kontrak berjangka minyak Brent merosot sekitar 19 persen sepanjang 2025, menjadi penurunan persentase tahunan terdalam sejak 2020 sekaligus tahun ketiga berturut-turut mencatat pelemahan, rentang terpanjang dalam sejarah.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) membukukan penurunan tahunan hampir 20 persen.
Pada hari perdagangan terakhir tahun ini, Rabu, Brent ditutup di USD60,85 per barel, turun 0,8 persen. Adapun WTI AS melemah 0,9 persen ke level USD57,42 per barel.