Iran telah mengizinkan beberapa kapal India melintasi Selat Hormuz.
Namun, Teheran juga meminta India membebaskan tiga kapal tanker yang disita pada Februari sebagai bagian dari pembicaraan untuk memastikan perjalanan aman bagi kapal berbendera India atau yang menuju India melalui selat tersebut, kata tiga sumber kepada Reuters.
“Kompleks pasar minyak sedang mengalami aksi jual setelah muncul laporan bahwa beberapa kapal tanker mulai melintasi Selat Hormuz dan ketika Trump meminta bantuan untuk mengawal kapal tanker melalui selat tersebut,” kata analis di perusahaan konsultan energi Ritterbusch and Associates dalam sebuah catatan.
Sebelumnya pada Senin, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan AS tidak masalah untuk sementara waktu jika beberapa kapal Iran, India, dan China melintasi Selat Hormuz. Ia menambahkan langkah untuk meredam kenaikan harga energi akan bergantung pada seberapa lama perang berlangsung.
Pemerintah di seluruh dunia berupaya melindungi konsumen dari lonjakan biaya energi, karena gangguan pasokan minyak dan gas global akibat perang mulai merembet ke berbagai perekonomian.
Negara-negara anggota International Energy Agency dapat melepas lebih banyak minyak dari cadangan strategis “jika dan ketika diperlukan”, setelah mereka sepakat melakukan pelepasan terbesar sepanjang sejarah sebesar 400 juta barel pada pekan lalu, kata Direktur Eksekutif Fatih Birol pada Senin.