IDXChannel - Harga minyak mentah melonjak pada Kamis (23/4/2026) setelah laporan menyebut sistem pertahanan udara mencegat target di atas Teheran serta adanya perebutan pengaruh antara kelompok garis keras dan moderat di Iran.
Setelah lonjakan tersebut, harga acuan memangkas sebagian kenaikannya.
Minyak mentah Brent ditutup di USD105,07 per barel, naik 3,1 persen. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) berakhir di USD95,85 per barel, melesat 3,11 persen.
Radio Israel melaporkan pengunduran diri negosiator utama Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, dari tim yang berkomunikasi dengan Amerika Serikat (AS) melalui perantara Pakistan untuk mengakhiri perang.
Pengunduran diri Qalibaf dinilai sebagai kemenangan bagi kelompok garis keras dalam pemerintahan Iran.
Media Iran melaporkan sistem pertahanan udara di Teheran mencegat target di atas kota tersebut.