“Sanksi merupakan satu-satunya hal yang mampu membuat Iran tunduk,” kata Partner Again Capital, John Kilduff, seperti dikutip Reuters.
Iran pada Jumat menyatakan respons terhadap ancaman baru AS akan “menghancurkan”, setelah Washington berjanji menjatuhkan sanksi keuangan paling berat dalam sejarah dengan tujuan menggulingkan kepemimpinan Iran.
Analis riset Empire FX Crispus Nyaga menilai dampak langsung terhadap pasokan kemungkinan masih terbatas karena ekspor minyak Iran telah tertekan akibat blokade laut AS.
“Namun, meningkatnya insiden pelayaran dan aksi balasan terhadap sanksi ekonomi dapat memperburuk situasi saat ini, terutama ketika lalu lintas melalui Selat Hormuz masih jauh di bawah kondisi normal,” ujarnya.
Meski demikian, sejumlah jalur alternatif dan sumber pasokan lain mulai ditemukan ketika aktivitas di Selat Hormuz masih terbatas.