Sebelum serangan AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada akhir Februari, Selat Hormuz menjadi jalur bagi sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia.
Ketika konflik mendekati enam bulan, gangguan terhadap arus energi melalui jalur strategis tersebut masih berlangsung. (Aldo Fernando)