Selat Bab el-Mandeb di pintu selatan Laut Merah semakin penting sebagai jalur ekspor minyak mentah Arab Saudi setelah lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz kembali turun tajam sejak gencatan senjata antara AS dan Iran runtuh awal bulan ini.
Sedikitnya lima kapal tanker di Laut Merah mengubah rute pada Rabu untuk menghindari Selat Bab el-Mandeb setelah ancaman Houthi memblokade ekspor minyak Arab Saudi.
Analis Gelber & Associates mengatakan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan terus meningkat seiring memburuknya konflik dan risiko keamanan di Laut Merah yang memaksa kapal-kapal komersial serta tanker mengubah jalur perdagangan.
Sebagai respons atas ancaman Houthi, sejumlah kilang minyak di Asia mulai mengupayakan pengiriman minyak mentah dari pelabuhan Yanbu di Laut Merah melalui Terusan Suez dan memutar melewati Afrika. (Aldo Fernando)