Stok distilat juga turun 3,4 juta barel menjadi 108,1 juta barel, lebih besar dari perkiraan penurunan 2,5 juta barel, berdasarkan data EIA.
Dari sisi geopolitik, sedikitnya tiga kapal kontainer terkena serangan tembakan di Selat Hormuz pada Rabu.
Angkatan Laut Garda Revolusi Iran menyita dua kapal dengan alasan pelanggaran maritim dan membawanya ke wilayah Iran, menurut laporan kantor berita semi-resmi Tasnim.
Iran dan AS sebelumnya memberlakukan pembatasan terhadap kapal yang melintasi selat tersebut, yang biasanya dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair global sebelum perang pecah pada akhir Februari.
Pada Selasa, Presiden AS Donald Trump menyatakan akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu, hanya beberapa jam sebelum masa berlakunya berakhir. Namun, kedua pihak tidak hadir dalam pembicaraan damai di Pakistan.