Melansir dari Reuters, pernyataan Trump kembali memicu peringatan keras kepada Teheran agar tidak membunuh para demonstran maupun menghidupkan kembali program nuklirnya.
Eskalasi tekanan ini memunculkan kekhawatiran akan terganggunya pasokan minyak di Timur Tengah.
Di saat yang sama, Kazakhstan masih kesulitan memulihkan produksi dari salah satu ladang minyak terbesar di dunia.
Sejumlah kapal perang, termasuk kapal induk dan kapal perusak berpeluru kendali, diperkirakan tiba di Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan, menurut seorang pejabat AS. AS sendiri pernah melancarkan serangan ke Iran pada Juni tahun lalu.
AS Jatuhkan Sanksi ke Kapal dan Perusahaan
Pada Jumat, AS juga menjatuhkan sanksi terhadap sembilan kapal serta delapan perusahaan terkait yang terlibat dalam pengangkutan minyak dan produk petroleum Iran, demikian pernyataan Departemen Keuangan AS.