Sementara itu, Trump meminta masyarakat AS bersiap menghadapi harga bensin yang lebih tinggi selama konflik berlangsung.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan pembicaraan dengan Oman terkait kesepakatan untuk mengelola Selat Hormuz masih berlangsung.
Menurut dia, proses tersebut membutuhkan waktu karena persoalan yang kompleks, keterlibatan banyak pihak dan negara yang berupaya menggagalkan proses tersebut.
"Pengiriman melalui Selat Hormuz masih terbatas dan negosiasi telah menemui jalan buntu. Keduanya membatasi potensi penurunan harga lebih lanjut," kata Frank Walbaum, analis pasar di platform perdagangan Naga.com.
"Tanpa katalis baru, harga minyak dapat terus berkonsolidasi di sekitar level saat ini," ujarnya.