Data yang dirilis pada Senin menunjukkan aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz melambat selama akhir pekan.
Hanya lima kapal komoditas yang melintasi selat tersebut pada Sabtu, sementara tidak ada kapal yang tercatat melintas pada Minggu, berdasarkan data pelacakan kapal Kpler.
Sebagai perbandingan, sebanyak 31 kapal melintasi selat tersebut pada akhir pekan sebelumnya.
Sebelum serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada akhir Februari, Selat Hormuz menangani sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia. (Aldo Fernando)