Diplomat AS dan Iran diketahui menggelar pembicaraan melalui mediator di Oman pekan lalu, sebagai upaya menghidupkan kembali diplomasi.
Langkah ini dilakukan setelah Trump menempatkan armada laut di kawasan tersebut, yang sempat memicu kekhawatiran akan potensi aksi militer baru.
“Pasar masih berfokus pada ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat,” ujar analis minyak dari pialang PVM, Tamas Varga.
Varga melanjutkan, “Namun, tanpa tanda-tanda konkret gangguan pasokan, harga kemungkinan mulai bergerak turun.”
Sekitar seperlima konsumsi minyak global melewati Selat Hormuz yang terletak di antara Oman dan Iran.