Kondisi ini membuat setiap eskalasi di kawasan tersebut menjadi risiko besar bagi pasokan minyak dunia. Iran bersama negara-negara anggota OPEC lainnya, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak, mengekspor sebagian besar minyak mentah mereka melalui selat ini, terutama ke kawasan Asia.
Berdasarkan data Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA), Iran tercatat sebagai produsen minyak mentah terbesar ketiga di OPEC pada 2025, setelah Arab Saudi dan Irak.
Rusia, Ukraina, dan Venezuela
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan akan mengusulkan daftar konsesi yang perlu dituntut Eropa dari Rusia sebagai bagian dari kesepakatan untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menekan pendapatan Rusia, yang pada 2025 tercatat sebagai produsen minyak mentah terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Arab Saudi, menurut data EIA.
Sementara itu, Indian Oil Corp dilaporkan membeli enam juta barel minyak mentah dari Afrika Barat dan Timur Tengah.