IDXChannel - Harga minyak turun sekitar 2 persen pada Rabu (25/3/2026) setelah memangkas pelemahan yang lebih dalam pada awal sesi perdagangan, seiring Iran meninjau proposal Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang yang telah mengganggu arus energi global dari Teluk Persia.
Kontrak berjangka (futures) Brent turun 2,2 persen dan ditutup di level USD102,22 per barel, sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat terkoreksi 2,2 persen ke posisi USD90,32 per barel.
Sebelumnya dalam sesi perdagangan Rabu, kontrak Brent sempat merosot hingga sekitar 7 persen.
Seorang pejabat senior Iran kepada Reuters mengatakan Teheran masih meninjau proposal AS untuk mengakhiri perang di Teluk, meskipun respons awal yang diberikan bersifat negatif, menandakan Iran belum sepenuhnya menolak tawaran tersebut.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Presiden AS Donald Trump akan meningkatkan tekanan terhadap Iran jika Teheran tidak menerima bahwa negara tersebut telah "dikalahkan secara militer".