“Namun, harga kemudian terkoreksi setelah kedua negara sepakat memperpanjang pembicaraan hingga pekan depan, sehingga mengurangi potensi serangan dalam waktu dekat,” kata Wakil Presiden Analis Minyak di Rystad Energy Janiv Shah.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyebut pembicaraan Kamis sebagai perundingan paling serius dengan AS kat sejauh ini.
Ia mengatakan Iran telah secara jelas menyampaikan tuntutan pencabutan sanksi serta mekanisme pelonggarannya, dan menegaskan dialog akan berlanjut pekan depan.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr Albusaidi mengatakan kemajuan signifikan telah dicapai dalam perundingan tersebut.
“Penurunan harga minyak semata-mata mencerminkan pengurangan premi risiko geopolitik oleh pasar,” ujar trader minyak berbasis di Dubai Shohruh Zukhritdinov.