Kenaikan harga minyak terjadi di tengah meningkatnya gangguan terhadap jalur distribusi energi global.
Perang di Iran yang dimulai pada 28 Februari telah memangkas lalu lintas kapal di Selat Hormuz, jalur strategis yang sebelumnya mengalirkan sekitar seperlima pasokan minyak mentah dan gas alam dunia.
Sejak konflik pecah, Iran sebagian besar memblokir aktivitas pelayaran di selat tersebut.
Di saat yang sama, kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran bulan ini juga mengancam kapal-kapal yang melintasi Selat Bab el-Mandeb di ujung selatan Laut Merah, sehingga mengancam jalur ekspor alternatif yang digunakan Arab Saudi dan sejumlah produsen minyak di kawasan.
Kantor berita Fars melaporkan Garda Revolusi Iran menghentikan dua kapal tanker yang hendak melintasi Selat Hormuz, sementara empat kapal lainnya memutuskan mengubah rute pelayaran.