IDXChannel - Harga tembaga melemah pada Selasa (26/5/2026), tertekan kenaikan harga minyak setelah serangan terbaru Amerika Serikat (AS) ke Iran meredupkan harapan penyelesaian konflik di Timur Tengah dan memicu kekhawatiran terhadap prospek ekonomi global.
Kontrak tembaga tiga bulan di London Metal Exchange (LME) turun 0,2 persen menjadi USD13.637,50 per ton pada pukul 14.46 WIB.
Sementara itu, kontrak tembaga yang paling aktif diperdagangkan di Shanghai Futures Exchange (SHFE) melemah 0,4 persen ke 104.960 yuan.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Selasa mengatakan, seperti dikutip Reuters, negosiasi kesepakatan dengan Iran bisa memakan waktu beberapa hari, sehingga memupus harapan tercapainya akhir konflik dalam waktu dekat.
Pernyataan itu muncul sehari setelah pasukan AS melancarkan serangan yang disebut Washington sebagai aksi defensif di Iran selatan.