Serangan tersebut terjadi ketika negosiator utama Iran dan menteri luar negerinya berada di Doha untuk melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Qatar terkait potensi kesepakatan dengan AS guna mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga bulan.
Harga minyak mentah Brent naik setelah aksi militer AS tersebut. Kenaikan harga energi membebani prospek logam karena risiko guncangan energi dapat menekan pertumbuhan ekonomi global dan aktivitas manufaktur.
“Logam dasar diperkirakan tetap bergerak dalam kisaran terbatas dan sensitif terhadap perkembangan berita dalam jangka pendek,” ujar Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer.
“Jika muncul kesepakatan damai yang secara signifikan menurunkan harga minyak dan melemahkan dolar AS, hal itu akan meredakan kekhawatiran inflasi sekaligus meningkatkan daya tarik logam dasar,” katanya.
Di pasar LME lainnya, aluminium naik 0,8 persen ke level tertinggi dalam lebih dari sepekan, seng menguat 1,4 persen, timbal naik 0,4 persen, nikel turun 1,3 persen, dan timah menguat 0,1 persen.