AALI
8825
ABBA
230
ABDA
6025
ABMM
4330
ACES
635
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
760
ADMF
8475
ADMG
167
ADRO
3850
AGAR
330
AGII
2350
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
99
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1580
AKRA
1305
AKSI
322
ALDO
700
ALKA
290
ALMI
408
ALTO
172
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
532.10
-1.81%
-9.81
IHSG
7052.60
-1.76%
-125.98
LQ45
1007.32
-1.79%
-18.32
HSI
17835.35
-0.55%
-97.92
N225
26448.89
-2.6%
-704.94
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
791,977 / gram

Hari Pertama Penutupan Kode Domisili Investor, Asing Jualan Rp852 M

MARKET NEWS
Aldo Fernando - Riset
Senin, 27 Juni 2022 17:43 WIB
Investor asing kembali keluar dari bursa saham pada perdagangan Senin (27/6/2022). Asing melego saham-saham RI di hari pertama penutupan kode domisili investor.
Hari Pertama Penutupan Kode Domisili Investor, Asing Jualan Rp852 M. (Foto: MNC Media)
Hari Pertama Penutupan Kode Domisili Investor, Asing Jualan Rp852 M. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Investor asing kembali keluar dari bursa saham pada perdagangan Senin (27/6/2022). Asing melego saham-saham RI di hari pertama penutupan kode domisili investor.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 0,38% ke 7.016,05 dengan nilai transaksi Rp12,54 triliun dan volume 21,45 miliar saham.

Investor asing menjual bersih (net sell) mencapai Rp852,06 miliar di pasar reguler.

Hari ini, asing paling banyak melego saham emiten PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) masing-masing mencapai Rp326,6 miliar dan Rp188,9 miliar di pasar reguler.

Sejurus dengan itu, harga kedua emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar (market cap) di bursa tersebut turun 1,67% dan 1,38%.

Dengan ini, asing sudah melakukan penjualan bersih selama 7 hari beruntun atau sejak 17 Juni lalu. (Lihat tabel di bawah ini).

Sumber: BEI, RTI (diolah)

Mulai hari pertama di pekan ini, BEI mengimplementasikan kebijakan untuk menutup kode domisili investor domestik maupun investor asing.

Kebijakan ini merupakan kelanjutan dari regulasi penutupan kode broker yang telah berlaku sejak 6 Desember 2021.

"Penutupan kode domisili investor (Domestic/Foreign) akan efektif diberlakukan Bursa mulai Senin, 27 Juni 2022," kata manajemen BEI dalam keterangan pers, Kamis malam (23/6/2022).

BEI menjelaskan regulasi ini diluncurkan untuk meningkatkan tata kelola pasar dengan harapan dapat mengurangi herding behaviour atau menggiring pasar ke saham-saham tertentu.

Bursa juga menyatakan kebijakan baru ini dapat memproteksi investor dari tekanan jual atau beli pihak asing. Lebih jauh, langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewajaran harga saham, dan merupakan 'best practice' di beberapa bursa lain di dunia.

"Kebijakan ini juga bertujuan agar dapat mengarahkan investor untuk melakukan riset sebelum melakukan keputusan investasi dengan menggunakan filosofi analisis fundamental dan teknikal dalam pengambilan keputusan investasi saham, serta memahami risk and return dari berinvestasi atas suatu saham," papar BEI.

Dengan diimplementasikannya penutupan kode domisili investor, maka pelaku pasar dan investor tidak dapat melihat kode domisili foreign atau domestic secara real time melalui layar aplikasi online trading.

Kendati demikian, data dan informasi terkait transaksi investor asing dan domestik tetap dapat diakses pada akhir hari perdagangan.

BEI menyediakan lima fasilitas untuk melihat transaksi foreign dan domestic di akhir perdagangan melalui:

1. Data end of day (EoD) transaksi Bursa;
2. Data olahan dari perusahaan sekuritas;
3. Summary investor type pada Website BEI;
4. Data Statistik pada Website BEI; dan
5. Daily trading information.

(ADF)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD