Harita Nickel akan terus melanjutkan penyelesaian proyek-proyek strategis dan optimalisasi fasilitas produksi yang telah beroperasi. Selain itu, perseroan juga tengah mengembangkan fasilitas produksi kapur tohor sebagai bagian dari upaya memperdalam integrasi rantai nilai dan mendukung efisiensi operasional jangka panjang.
Pada aspek keberlanjutan, perseroan terus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam proses bisnis melalui penerapan praktik pertambangan dan pengolahan yang bertanggung jawab, penguatan tata kelola dan manajemen risiko, serta komitmen terhadap transparansi dan perbaikan berkelanjutan.
“Harita Nickel akan terus bertumbuh secara disiplin dengan mengedepankan keseimbangan antara kinerja bisnis, tanggung jawab sosial, dan pengelolaan lingkungan. Kami percaya fondasi yang kuat hari ini akan menjadi modal penting untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.
Dalam catatan IDX Channel, Harita Nickel terus meningkatkan besaran dividen yang dibagikan pada pemegang saham, sejak pertama kali IPO pada 2023. Nominal dividen untuk tahun buku 2025 juga meningkat 40 persen dibandingkan tahun buku sebelumnya yang sebesar Rp30,36 per saham.
Berikut jadwal penyaluran dividen NCKL:
1. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 8 Juli 2026
2. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 9 Juli 2026
3. Cum Dividen di Pasar Tunai : 10 Juli 2026
4. Ex Dividen di Pasar Tunai : 13 Juli 2026
5. Pembayaran Dividen : 31 Juli 2026
(Rahmat Fiansyah)