AALI
9500
ABBA
274
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
705
ACST
167
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
765
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3080
AGAR
316
AGII
2310
AGRO
850
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
84
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1615
AKRA
1180
AKSI
272
ALDO
770
ALKA
296
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.01
-0.11%
-0.58
IHSG
7086.85
0.03%
+2.19
LQ45
1007.14
-0.07%
-0.66
HSI
20045.77
-0.77%
-156.17
N225
28249.24
0.26%
+73.37
NYSE
15273.23
0.32%
+49.03
Kurs
HKD/IDR 675
USD/IDR 14,929
Emas
853,771 / gram

Hasnur (HAIS) Oversubscribed 11 Kali Selama Periode Bookbuilding

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Senin, 09 Agustus 2021 12:32 WIB
Penawaran awal (bookbuilding) emiten PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) tercatat oversubscribed sebelas kali.
hasnur (HAIS) Oversubscribed 11 Kali Selama Periode Bookbuilding. (Foto: MNC Media)
hasnur (HAIS) Oversubscribed 11 Kali Selama Periode Bookbuilding. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Emiten PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) di Bursa Efek Indonesia, mulai menggelar masa penawaran awal (bookbuilding) pada Senin, 26 Juli 2021 sampai dengan 6 Agustus 2021. Selama periode bookbuilding, tercatat oversubscribed sebelas kali.

Diungkapkan Head of Retail Equities RHB Sekuritas Indonesia, Thomas Nugroho, yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek mengatakan, saham HAIS meraih permintaan yang lebih tinggi dari investor selama periode bookbuilding.

Bahkan Thomas menambahkan, saham HAIS telah berhasil melebihi jumlah saham yang ditawarkan ke pasar (oversubscribed) hingga sebelas kali lipat dalam periode bookbuilding yang berakhir 6 Agustus 2021. Dimana angkanya melebihi prakiraan awal perusahaan.

“Sentimen makro yaitu pertumbuhan ekonomi RI di triwulan kedua tahun ini yang mencapai 7.07% (y-on-y), dianggap menjadi salah satu katalis positif yang meningkatkan optimisime publik dalam periode bookbuilding, ditambah kepercayaan publik pada kinerja perusahaan, ini merupakan bukti bahwa saham-saham dari kelas industri masih sangat potensial dan banyak diminati oleh para investor meskipun dalam masa pandemi seperti sekarang ini” ungkap Thomas, di keterbukaan informasi BEI, Senin (9/8/2021).

Hasnur Internasional Shipping menawarkan sebesar 525.250.000 saham baru atau sebesar 20 persen dari modal di setor dan ditempatkan setelah IPO, dari jumlah saham yang ditawarkan tersebut dengan alokasi sebesar 5 persen dari jumlah saham yang ditawarkan untuk program kepemilikan saham oleh karyawan (Employment Stocks Allocation atau ESA) atau sebesar 26.262.500 lembar saham.

Dalam wawancara terpisah, Direktur Operasional dari Hasnur Internasional Shipping, Soma Ariyaka, menyampaikan rencana penggunaan dana hasil IPO sebagaimana tercantum dalam prospektus awal yaitu sebesar 46% untuk belanja modal yaitu membeli tiga set kapal tunda dan tongkang, dengan indikasi harga senilai Rp150 miliar. 

“Jika dari 46% hasil IPO tersebut tidak cukup untuk mendanai pembelian 3 set kapal tunda dan tongkang, maka kekurangannya akan menggunakan pendanaan pihak ketiga yang akan diusahakan setelah IPO,” tegasnya.

Sebesar 23% dana dari hasil IPO akan disalurkan kepada entitas anak yaitu PT Hasnur Resources Terminal (HRT) dalam bentuk pinjaman untuk pembelian peralatan untuk mendukung rencana pengembangan serta peningkatan fasilitas dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang Jasa Kepelabuhanan. Sebesar 31% akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional.

Setelah periode bookbuilding, HAIS menargetkan tanggal efektif penawaran umum pada tanggal 23 Agustus 2021, kemudian masa penawaran umum perdana saham 24 Agustus-30 Agustus 2021, dan tanggal pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 1 September 2021. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD