Sepanjang periode berjalan, volume TLS melonjak 3,7 kali lipat. RMKO berhasil memuat 200 ribu ton batu bara melalui kereta api, melonjak dibandingkan 42,9 ribu ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan volume TLS tersebut ditopang oleh peningkatan volume pengangkutan via hauling road sebesar 80,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dari 16,3 ribu ton menjadi 29,5 ribu ton.
"RMKO telah berhasil meningkatkan kinerja operasionalnya secara signifikan sejak akhir tahun lalu, dan perseroan sangat optimistis melihat pertumbuhan yang kuat ini berlanjut di awal tahun ini," ujar William.
Selain berasal dari volume hauling yang dikerjakan langsung oleh RMKO, peningkatan TLS juga didorong kontribusi pihak ketiga yang memanfaatkan jalan hauling yang sama.
Di sisi lain, segmen jasa pertambangan mulai menunjukkan ekspansi baru. Sejak 2025, RMKO telah menggarap tambang-tambang milik pihak ketiga yang sebelumnya menjadi pelanggan RMKE.