"Capaian ini mencerminkan ketahanan kinerja perseroan dalam menjaga stabilitas pendapatan di tengah tekanan pasar serta perubahan perilaku pelanggan," kata manajemen Jayakarta dikutip Sabtu (4/7/2026).
Pada 2025, kontribusi terbesar terhadap pendapatan perseroan disumbang oleh Hotel Jayakarta Bali dengan mayoritas tamu berasal dari WNA Australia. Lalu diikuti Hotel Jayakarta Bandung dan Hotel Jayakarta Anyer.
Di tengah kondisi industri hotel yang ketat, terutama dengan hadirnya hotel dengan nuansa kekinian, perseroan akan fokus melakukan perbaikan hotel agar bisa bersaing dengan kompetitor. Renovasi tersebut mulai dari pengecetan hingga peremajaan alat-alat yang tinggi konsumsi energi.
Selain itu, perseroan juga akan memperkuat digital marketing dengan memanfaatkan media sosial dan lebih kreatif dalam memasarkan produk serta layanan Hotel Jayakarta.
"Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat citra mereka perseroan di era digital," ujarnya.
(Rahmat Fiansyah)