IDXChannel - Harga emas dunia melemah dari level tertinggi dalam dua pekan pada Senin (6/7/2026), tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Namun, penurunannya terbatas setelah muncul tanda-tanda perlambatan pasar tenaga kerja AS yang meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).
Harga emas spot turun 0,25 persen menjadi USD4.165,11 per ons, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 22 Juni.
"Indeks dolar AS sedikit lebih tinggi hari ini dan itu menjadi faktor bearish bagi emas dalam perdagangan harian," kata Analis Pasar American Gold Exchange Jim Wyckoff, dikutip Reuters.
Dolar AS menguat 0,1 persen, membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar Amerika Serikat.