Untuk memperbaiki kinerja, MPPA memperluas portofolio usaha dengan menjangkau kebutuhan pelanggan. Di mana hypermart dan supermarket masih menjadi bisnis ritel utama dengan total 158 gerai.
Perseroan juga mengembangkan Toko Mama, format ritel berbasis komunitas yang menyediakan kebutuhan sehari-hari dengan penawaran harga hemat. Hingga 2026, Toko Mama telah mengoperasikan 49 gerai.
Selain bisnis ritel, MPPA memperluas kegiatan usaha ke segmen katering dan restoran melalui Sunshine Food International (SFI) dengan mengoperasikan 33 lokasi katering. Sementara itu, Prima Cipta Lestari (PCL) mengelola enam gerai Ruuma Eatery.
"Memasuki kuartal terakhir 2026, perseroan akan terus memprioritaskan peningkatan kinerja penjualan, pengelolaan biaya, dan produktivitas operasional di seluruh lini usahanya. Pada saat yang sama, pengembangan dan integrasi portofolio usaha akan tetap menjadi prioritas utama dalam memperkuat fondasi operasional dan mendukung pertumbuhan jangka panjang," tuturnya.
Adapun MPPA telah menyelesaikan Penawaran Umum Terbatas VIII (PUT VIII) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu pada Juli 2026. Aksi korporasi tersebut menghasilkan dana bruto Rp1,04 triliun dan dana bersih Rp1,037 triliun setelah dikurangi biaya emisi.