AALI
12225
ABBA
191
ABDA
6250
ABMM
3020
ACES
990
ACST
159
ACST-R
0
ADES
5825
ADHI
700
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3130
AGAR
330
AGII
1985
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
126
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
935
AKRA
1015
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
294
ALMI
294
ALTO
195
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.68
0.08%
+0.41
IHSG
6909.59
-0.07%
-4.55
LQ45
1016.95
0.1%
+1.02
HSI
20079.32
-0.16%
-32.78
N225
26692.77
-0.21%
-55.37
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
879,213 / gram

IDX High Dividend 20 Dirombak BEI, DMAS hingga PGAS Didepak Keluar

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Jum'at, 28 Januari 2022 17:02 WIB
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan perombakan terhadap indeks IDX High Dividend 20.
IDX High Dividend 20 Dirombak BEI, DMAS hingga PGAS Didepak Keluar. (Foto: MNC Media)
IDX High Dividend 20 Dirombak BEI, DMAS hingga PGAS Didepak Keluar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan perombakan terhadap indeks IDX High Dividend 20. Di mana sebanyak empat emiten dikeluarkan dari perhitungan indeks, dan empat emiten menjadi anggota baru.

Berdasarkan pengumuman BEI, dikutip Jumat (28/1/2022), otoritas bursa mengeluarkan saham PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Dari hasil evaluasi per tanggal 27 Januari 2022 tersebut, terdapat 4 emiten yang menggantikan posisi emiten-emiten yang terdepak tersebut. Keempat konstituen baru IDX High Dividen 20 adalah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX).

Selain terjadi penggantian konstituen, BEI juga mengganti perhitungan menjadi hanya 15 persen dari kapitalisasi masing-masing konstituen. Dengan demikian, terjadi perubahan jumlah saham yang dihitung dalam indeks pada masing-masing konstituen.

Dari evaluasi tersebut, jumlah saham penghitungan indeks menyusut untuk seluruh konstituen. Adapun, jumlah saham yang diperhitungkan paling banyak bergeser dari sebelumnya PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menjadi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Adapun, evaluasi yang termasuk evaluasi mayor ini memiliki periode efektif konstituen yakni pada 4 Februari 2022 sampai dengan 2 Februari 2023. Selanjutnya, periode efektif jumlah saham perhitungan indeks mulai 4 Februari hingga 5 Mei 2022.

Pada penutupan perdagangan, indeks IDX High Dividen 20 menguat 1,55 poin atau 0,32 persen ke level 484,82 dibandingkan perdagangan sebelumnya di level 483,27. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD