Namun, dalam jangka menengah, ia menilai investor akan mulai beradaptasi dengan kondisi tersebut, terutama apabila reformasi pasar terus berjalan dan memberikan kepastian lebih besar.
Kemudian, Portfolio Manager Allspring Global Investments Singapura, Gary Tan, menilai hasil tersebut sebenarnya sudah sesuai ekspektasi pasar, meski dengan nada yang lebih berhati-hati ketimbang sepenuhnya negatif.
Ia menyoroti bahwa MSCI kini lebih menekankan pada implementasi kebijakan dan hasil yang terukur, bukan sekadar pengumuman reformasi.
Menurutnya, perpanjangan masa peninjauan hingga November 2026 membuat tekanan tetap berada pada regulator dan menunda keputusan akhir.
Sementara fokus investor ke depan diperkirakan akan bergeser pada stabilitas mata uang dan kredibilitas kebijakan, dengan pergerakan rupiah menjadi salah satu indikator utama. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.