Ia memperkirakan penguatan IHSG masih berpotensi berlanjut hingga area 6.600 setidaknya sampai pekan pertama Juni 2026, dengan asumsi pergerakan indeks tetap berada dalam pola downtrend yang ada saat ini.
Meski demikian, William mengingatkan pasar masih dibayangi sentimen negatif dari rebalancing indeks global, khususnya MSCI dan FTSE. Sentimen MSCI diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Mei 2026 sebelum pasar kembali menghadapi agenda FTSE rebalancing.
Menurutnya, potensi arus dana asing keluar (outflow) dari pasar saham domestik masih cukup besar akibat perubahan bobot indeks. Kondisi itu membuat tekanan terhadap IHSG dinilai belum sepenuhnya mereda.
“Walaupun secara teknikal nampak ada peluang rebound, perlu diingat bahwa ini akan menjadi rebound di dalam downtrend,” kata dia.
dia menambahkan tren pelemahan belum benar-benar berakhir selama sentimen negatif terkait rating dan rebalancing indeks global masih berlangsung.