sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Berpeluang Rebound Terbatas, Sentimen MSCI dan FTSE Masih Bayangi Pasar

Market news editor Desi Angriani
25/05/2026 09:29 WIB
Tekanan dari sentimen rebalancing indeks global dinilai masih membatasi ruang kenaikan pasar.
IHSG Berpeluang Rebound Terbatas, Sentimen MSCI dan FTSE Masih Bayangi Pasar (Foto: iNews Media Group)
IHSG Berpeluang Rebound Terbatas, Sentimen MSCI dan FTSE Masih Bayangi Pasar (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak mixed dengan peluang penguatan terbatas pada perdagangan Senin (25/5/2026). 

Meski secara teknikal muncul sinyal rebound, tekanan dari sentimen rebalancing indeks global dinilai masih membatasi ruang kenaikan pasar.

"Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.080-6.220. Ada harapan rebound di dalam downtrend," tulis Technical Analyst WH Project, William Hartanto dalam risetnya Senin (25/5/2026).

Menurutnya, penguatan IHSG pada Jumat (23/5/2026) membuat indeks saham membentuk pola hammer di dalam downtrend channel, yang membuka peluang terjadinya rebound jangka pendek. Namun, rebound diperkirakan masih berlangsung dalam tren penurunan sehingga kenaikannya cenderung terbatas.

“IHSG bertahan dengan pola hammer di dalam downtrend channel. Ini membuka peluang rebound meskipun kemungkinannya terbatas,” tutur dia.

Ia memperkirakan penguatan IHSG masih berpotensi berlanjut hingga area 6.600 setidaknya sampai pekan pertama Juni 2026, dengan asumsi pergerakan indeks tetap berada dalam pola downtrend yang ada saat ini.

Meski demikian, William mengingatkan pasar masih dibayangi sentimen negatif dari rebalancing indeks global, khususnya MSCI dan FTSE. Sentimen MSCI diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Mei 2026 sebelum pasar kembali menghadapi agenda FTSE rebalancing.

Menurutnya, potensi arus dana asing keluar (outflow) dari pasar saham domestik masih cukup besar akibat perubahan bobot indeks. Kondisi itu membuat tekanan terhadap IHSG dinilai belum sepenuhnya mereda.

“Walaupun secara teknikal nampak ada peluang rebound, perlu diingat bahwa ini akan menjadi rebound di dalam downtrend,” kata dia.

dia menambahkan tren pelemahan belum benar-benar berakhir selama sentimen negatif terkait rating dan rebalancing indeks global masih berlangsung.

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal:

  • ULTJ, buy, estimasi target 1.680-1.760. Support 1.590 dan resistance 1.680.
  • ISAT, buy, estimasi target 2.140-2.300. Support 2.000 dan resistance 2.140.
  • IMPC, buy, estimasi target 1.900-2.000. Support 1.675 dan resistance 1.900.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement