AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

IHSG Berpotensi Alami Koreksi, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Analis

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Rabu, 14 Juli 2021 07:48 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 5.980-6.052.

IHSG Berpotensi Alami Koreksi, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Analis (FOTO: MNC Media)
IHSG Berpotensi Alami Koreksi, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Analis (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 5.980-6.052.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG gagal break out upper bollinger bands dan membawa pergerakan harga saham kembali uji level psikologis, MA50 dan bullish trend line dikisaran 5.980-6.000.

"Indikator stochastic dan RSI memberikan pergerakan momentum bearish dengan pergerakan terkonsolidasi pada area middle oscillator. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi kembali tertekan menguji MA50 dan bullish trendline dengan support resistance 5.980-6.052," ujar Lanjar dalam risetnya, Rabu (14/7/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; AKRA, BBRI, JPFA, JSMR, KLBF, LSIP, MEDC, SMRA, UNVR.

Sebelumnya, IHSG ditutup turun 66,54 poin atau 1,09 persen ke level 6.012 dengan saham-saham disektor teknologi (-2.59 persen), Infrastruktur (-2.43 persen) dan Kesehatan (-1.87 persen) terkoreksi. Saham-saham berkapitalisasi besar alami aksi jual investor asing seperti BBRI, BBCA, ARTO dan TLKM.

Adanya PPKM darurat guna menahan laju pertumbuhan kasus covid-19 membuat tingkat kepercayaan investasi investor menurun ditambah kondisi pemulihan ekonomi yang ditandai pertumbuhan inflasi di AS yang kembali menarik investor terlihat bursa saham di Wallstreet lagi-lagi capai rekor tertinggi.

Sementara itu, Bursa Asia ditutup mayoritas menguat dipimpin indeks Nikkei (+0.52 persen), TOPIX (+0.73 persen), HangSeng (+1.63 persen) dan CSI300 (+0.18 persen) yang naik cukup optimis sejak awal sesi perdagangan. 

Indeks HangSeng memimpin setelah saham teknologi di Tiongkok naik mengiringi persetujuan pemerintah atas kesepaktan Tencent Holdings Ltd meredakan kekhawatiran tentang peraturan yang lebih ketat dan Data perdagangan yang kuat dari China juga mendukung suasana optimis.

Lalu, Bursa Eropa membuka perdagangan dengan terkonsolidasi. Indeks Eurostoxx (-0.05 persen), FTSE (+0.26 persen), DAX (-0.05 persen) dan CAC40 (-0.20 persen) terkonsolidasi bergerak cenderung flat diawal sesi perdagangan. Investor menunggu data inflasi utama Amerika dan laporan pendapatan kuartal kedua dari beberapa bank terbesar dunia.

Minyak naik untuk ketiga kalinya dalam empat hari karena para pedagang bergulat dengan implikasi permintaan dari kebangkitan Covid-19 di beberapa wilayah dan memperlambat pertumbuhan ekonomi di China. Selanjutnya investor masih akan menanti laporan keuangan kuartal ke-2 tahun 2021, Tingkat inflasi di AS dan data Pertumbuhan PDB kuartal kedua di China. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD