Secara fundamental, BBRI melaporkan laba konsolidasi tahun buku 2025 sebesar Rp57,13 triliun atau turun 5,26 persen secara tahunan (yoy).
Meski demikian, pendapatan bunga tercatat tumbuh 4,27 persen yoy menjadi Rp207 triliun dan pendapatan bunga bersih (NII) meningkat 5,54 persen yoy menjadi Rp151 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang ekspansi kredit yang naik 12,31 persen yoy menjadi Rp1.521 triliun.
Dari eksternal, bursa saham Amerika Serikat melanjutkan reli. Indeks Nasdaq Composite menguat 1,26 persen dan S&P 500 naik 0,81 persen pada 25 Februari 2026.
Penguatan dipimpin sektor teknologi setelah NVIDIA Corporation (Nasdaq: NVDA) merilis laporan keuangan kuartal IV tahun fiskal 2026 (Q4FY26) yang melampaui ekspektasi pasar. Saham NVDA naik 1,44 persen.
Perseroan membukukan pendapatan sebesar USD68,1 miliar, tumbuh 20 persen secara kuartalan (qoq) dan 73 persen yoy. Laba bersih (GAAP) mencapai USD39,55 miliar, naik 25 persen qoq dan 79 persen yoy.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh ekspansi bisnis kecerdasan buatan (AI) dan data center, terutama dari permintaan korporasi yang memanfaatkan teknologi AI dalam operasional dan aktivitas industri.
Berikut rekomendasi Saham Ajaib Sekuritas hari ini:
1. MBMA
Rekomendasi: Buy
Harga Penutupan: 845
Target Harga: 880
Stop loss: 800
MBMA berpotensi bullish continuation di atas MA 5,20,50. Indikator MACD bar histogram positif dalam momentum akumulasi.