Berdasarkan analisis historis terhadap tujuh siklus koreksi besar yang pernah dialami pasar saham Indonesia, setelah fase penurunan berakhir, pasar biasanya memasuki fase normalization atau normalisasi. Pada tahap ini, indeks bergerak menuju titik tengah antara level terendah dan puncak sebelumnya.
Henan menghitung target teknikal fase normalisasi IHSG berada di level 7.229,42. Dari posisi pembukaan IHSG pada 15 Juni 2026 di level 6.118,72, indeks masih membutuhkan kenaikan sekitar 18,2 persen untuk mencapai target tersebut.
Meski demikian, perusahaan sekuritas itu menilai perjalanan menuju fase normalisasi masih akan dipengaruhi sejumlah faktor penting. Salah satu yang paling menentukan adalah keputusan MSCI terkait status Indonesia di indeks pasar negara berkembang (Emerging Market) yang dijadwalkan diumumkan pada 18 Juni 2026.
Selain keputusan MSCI, stabilisasi nilai tukar rupiah dan arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia juga menjadi indikator yang perlu diperhatikan investor. Menurut Henan, ketiga faktor tersebut akan menjadi sinyal utama yang menentukan keberlanjutan pemulihan pasar saham nasional.
Henan memperkirakan fase normalisasi dapat berlangsung antara 3,9 hingga 7 bulan apabila mengacu pada pola koreksi yang dipicu faktor struktural dan domestik pada siklus-siklus sebelumnya.