AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

IHSG Dibuka Melemah, Ternyata Ini Biang Keroknya

MARKET NEWS
Shelma Rachmahyanti/Sindo
Jum'at, 22 Oktober 2021 10:47 WIB
Pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi oleh pelemahan dari beberapa komoditas. Selain itu, juga adanya ketidakpastian di global yang cukup tinggi.
IHSG Dibuka Melemah, Ternyata Ini Biang Keroknya (FOTO:MNC Media)
IHSG Dibuka Melemah, Ternyata Ini Biang Keroknya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Jumat (22/10/2021) dimana IHSG turun 0,48% ke level 6.601. 

Economist PT Panin Sekuritas Hosianna Evalita Situmorang mengatakan, pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi oleh pelemahan dari beberapa komoditas. Selain itu, juga adanya ketidakpastian di global yang cukup tinggi. 

“Kalau kita lihat terlepas dari harga komoditas yang cenderung terkoreksi, juga kembali perhatian investor terhadap perkembangan kasus Covid-19 di global. Sebab, di beberapa negara Eropa ini kasusnya tetap tinggi dan juga terjadi peningkatan. Bahkan beberapa sudah ada yang melakukan lockdown,” katanya dalam Power Breakfast IDX Channel, Jumat (22/10/2021). 

Hosianna menjelaskan, memang masih cukup berat untuk IHSG keluar dari zona merah. Akan tetapi, ini merupakan momentum untuk mulai mencicil beli saham-saham yang terkoreksi, misalnya yang berbasis komoditas. 

“Sebenarnya ini momentum untuk bisa memulai cicil beli saham-saham yang memang terkoreksi, misalnya untuk berbasis komoditas. Tapi kalau kita lihat ini kenapa bisa di zona merah, dikarenakan ketidakpastian di global yang cukup tinggi. Sementara di domestik ini kita cukup optimis,” jelas dia. 

Di sisi lain, sentimen dari domestik masih positif. Di mana, jika dilihat inflow dari investor asing baik dari obligasi dan pasar saham ini masih terus berlanjut. 

“Inflow di pasar saham yang masih terus berlanjut. Jadi, ini sebenarnya juga indikasi dari kepercayaan investor terhadap potensi pemulihan ekonomi di domestik. Karena perkembangan Covid-19 di domestik kalau kita lihat masih tetap melandai,” tandasnya. 

Hosianna merekomendasikan beberapa saham pilihan yang bisa menjadi pertimbangan para investor. Saham-saham tersebut yaitu, LSIP, AGRO, MEDC, dan ITMG.  

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD