AALI
8450
ABBA
555
ABDA
0
ABMM
1250
ACES
1320
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2740
ADHI
920
ADMF
7650
ADMG
218
ADRO
1410
AGAR
368
AGII
1380
AGRO
2320
AGRO-R
0
AGRS
246
AHAP
71
AIMS
346
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
4040
AKSI
420
ALDO
720
ALKA
272
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.30
0.33%
+1.53
IHSG
6136.52
0.46%
+28.26
LQ45
865.08
0.34%
+2.90
HSI
24759.28
2.22%
+537.74
N225
29639.40
-0.67%
-200.31
NYSE
16352.18
1.04%
+167.68
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
806,781 / gram

IHSG Diprediksi Bertahan Di Zona Hijau, Cermati Pergerakan Saham Ini

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Jum'at, 23 Juli 2021 07:50 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 6.115-6.204.
IHSG Diprediksi Bertahan Di Zona Hijau, Cermati Pergerakan Saham Ini. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 6.115-6.204.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak mantap pasca mengonfirmasi break out bearish trend line jangka panjang dan rebound tepat di level support moving average 20 hari.

Indikator Stochastic dan RSI menggambarkan momentum bullish yang cukup kuat.

"Pergerakan selanjutnya IHSG akan menguji resistance pattern symmetrical triangle di level 6.204 apabila terus kuat bergerak break out upper bollinger bands. Sehingga IHSG berpeluang bergerak menguat dengan support resistance 6.115-6.204," ujar Lanjar dalam risetnya, Jumat (23/7/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; ADRO, ANTM, ASII, ASRI, ASSA, BBTN, BFIN, BRPT, GGRM, MAIN, HMSP, SMRA, TBIG.

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 107,57 poin atau 1,78 persen ke level 6.137 dengan pergerakan yang optimis sejak awal sesi perdagangan. Saham BBCA, EMTKA, ARTO, BBRI, BMRI dan TLKM menjadi leader penguatan pergerakan IHSG di saat saham UNVR, TOWR dan MYOR bergerak melemah.

Indeks sektor teknologi (+3.34%), energi (+3.16%) dan industri (+2.68%) memimpin pergerakan indeks sektoral.

Bank Indonesia mempertahankan tingkat suku bunga acuan BI 7DRR di level 3,5% meskipun tingkat inflasi Indonesia masih tetap rendah. Bank Indonesia terlihat terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak percepatan pemulihan ekonomi di negara maju yang membuat capital out flow berpotensi terjadi di emerging market.

Leader:
BBCA, EMTK, ARTO, BBRI, BMRI

Laggard:
UNVR, TOWR, BBHI, MYOR, POLL

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi menguat dengan terkonsolidasi setelah saham AS bergerak menuju level tertinggi sepanjang masa. Investor akan bersikap hati-hati di akhir pekan mencerna beberapa data ekonomi yang rilis beragam dan rentetan rilis laporan keuangan emiten setelah pergerakan saham global yang berada di jalur untuk kenaikan mingguan moderat, didukung oleh pendapatan perusahaan yang umumnya kuat dan dukungan stimulus.

Ekuitas berjangka merosot di Australia dan Hong Kong. Jepang tutup untuk liburan.

Harga komoditas energy mayoritas naik di mana harga minyak mentah WTI (+2.29%) dan Batubara (+2.65%) menguat lebih dari dua persen begitu juga harga komoditas logam seperti Timah (+1.79%) dan Nikel (+1.49%) yang naik lebih dari sepersen. Secara sentimen IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan terbatas. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD