AALI
10425
ABBA
424
ABDA
0
ABMM
1500
ACES
1405
ACST
282
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1185
ADMF
7975
ADMG
228
ADRO
1860
AGAR
346
AGII
1515
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
204
AHAP
64
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
240
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
635
AKRA
4280
AKSI
430
ALDO
705
ALKA
234
ALMI
234
ALTO
308
Market Watch
Last updated : 2021/10/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
517.26
-0.05%
-0.28
IHSG
6633.34
0.11%
+7.22
LQ45
972.21
-0.05%
-0.45
HSI
25330.96
1.48%
+368.37
N225
29068.63
1.81%
+517.70
NYSE
16744.29
1.4%
+231.13
Kurs
HKD/IDR 1,817
USD/IDR 14,150
Emas
812,528 / gram

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Hari Ini, Cek Saham Rekomendasi

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Rabu, 22 September 2021 07:51 WIB
Pergerakan indeks harga saham gabungan akan berada di kisaran 6.046-6.117.
Pergerakan indeks harga saham gabungan akan berada di kisaran 6.046-6.117. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mencoba menguat terbatas pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 6.046-6.117.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, meskipun melemah secara teknikal IHSG membentuk pola bullish counter attack candlestick yang memiliki shadow low yang cukup mengindikasikan potensi terjadinnya rebound jangka pendek.

"Pergerakan terlihat whipsaw pada lower bollinger bands. Indikator stochastic dan RSI masih cukup berat dengan tekanan bearish momentum dari area overbought. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi mencoba menguat terbatas pada support resistance 6.046-6.117," ujar Lanjar dalam risetnya, Rabu (22/9/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; ADRO, AGII, ANTM, ASRI, BBNI, BBRI, BSDE, CTRA, ESSA, HMSP, ICBP, INKP, JSMR, MNCN, SMCB, SMGR, SMRA, UNTR.

Sebelumnya, IHSG ditutup turun 15,56 poin atau 0,26 persen ke level 6.060 dengan pergerakan yang cenderung pada zona negatif selama jam perdagangan. Indeks sektor keuangan (-1.01%), Industrial (-0.84%) dan Kesehatan (-0.73%) menjadi yang tertekan sedangkan penguatan dari indeks sektor konsumsi non primer (+1.46%) dan Energy (+0.62%) belum mampu mendorong IHSG ke zona hijau.

Investor asing tercatat lakukan aksi jual bersih sebesar Rp232,24 miliar pada saham BBRI, BBCA dan EXCL yang menjadi top net sell value. Investor terlihat berhati-hati menyikapi gejolak yang terjadi di Tiongkok dan aksi tunggu keputusan the Fed pekan ini.

Leader:
MASA, TPIA, CPIN, ICBP, EMTK

Laggard:
BBCA, ARTO, ASII, BBRI, BMRI

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi bergerak mixed. Beberapa peningkatan sentimen yang membuat mayoritas saham di AS tertekan dimenit-menit akhir setelah adanya kekhawatiran tentang dampak dari kesengsaraan utang China Evergrade Group mengguncang pasar global tentang penularan yang lebih luas pasca S&P Global Ratings mengatakan berada di ambang default.

Investor juga akan terfokus pada pertemuan the Fed pada hari selasa dan rabu waktu setempat yang dimana investor harap mulai menjelaskan dasar untuk pengurangan stimulus. Secara sentimen IHSG berpotensi tertekan pada perdagangan hari ini. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD