IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (7/1/2025) diperkirakan bergerak konsolidasi dengan rentang perdagangan di level 7.066 hingga 7.149 dan support di level 7.050.
Mirae Asset Sekuritas dalam risetnya mengungkapkan, tantangan terbesar Indonesia saat ini adalah depresiasi Rupiah yang konsisten berada di atas Rp16 ribu per USD sejak pertengahan Desember 2024.
"Tekanan pasar global, bukan fundamental ekonomi Indonesia, merupakan penyebab utama depresiasi ini," tulis Mirae Asset Sekuritas dalam risetnya.
Menurutnya, dolar AS telah mengalami apresiasi yang signifikan terhadap berbagai mata uang, termasuk mata uang utama seperti Yen Jepang, Euro, dan Poundsterling, serta mata uang negara berkembang seperti Rupiah.
Di sisi lain, perekonomian Indonesia masih cukup baik, dengan pertumbuhan ekonomi masih di kisaran 5,0 persen. Pasar global masih menunggu pelantikan presiden AS Donald Trump pada tanggal 20 mendatang, untuk melihat seberapa jauh dia merealisasikan janji-janjinya.
Janji-janji kampanyenya menimbulkan kekhawatiran akan prospek ekonomi global dalam beberapa tahun ke depan, terutama terkait dengan kemungkinan kembali terjadinya tensi dagang China dan AS.
"Dengan berbagai perkembangan tersebut, pergerakan IHSG masih sulit untuk menguat secara konsisten," tulisnya.
Sementara itu, sejumlah saham yang direkomendasikan hari ini meliputi PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), dan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX).
(Dhera Arizona)